DPRD Banggai Gelar Rapat Paripurna Bahas Raperda RPJMD 2025–2029 Bersama Pemkab di Graha Dongkalan Luwuk

oleh -375 Dilihat
oleh

Mediaex Luwuk — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa malam, 4 November 2025, bertempat di Graha Dongkalan Luwuk, ibu kota Kabupaten Banggai.

Rapat paripurna ini menjadi agenda strategis dalam penyusunan arah kebijakan pembangunan daerah lima tahun ke depan, sekaligus menjadi forum penguatan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam merancang program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Banggai, Syarifudin Tjatjo, didampingi Wakil Ketua II, I Putu Gumi, serta dihadiri oleh sebagian besar anggota dewan dari berbagai fraksi. Ketua DPRD menekankan pentingnya kesepakatan bersama antara DPRD dan pemerintah daerah untuk memastikan RPJMD yang akan disahkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di Kabupaten Banggai, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik.

Dari pihak eksekutif, hadir Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Ramli Tongko, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain itu, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian (Kabag), dan sebagian camat se-Kabupaten Banggai juga hadir untuk memberikan masukan teknis dan memastikan program yang diusulkan sejalan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan dan desa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai menekankan bahwa RPJMD 2025–2029 harus menjadi pedoman pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis data. “RPJMD ini tidak sekadar dokumen perencanaan, tetapi menjadi arah kebijakan yang akan membimbing semua program pembangunan dan anggaran daerah lima tahun ke depan. Kami berharap DPRD dapat memberikan masukan konstruktif agar seluruh kebijakan benar-benar berpihak pada rakyat,” ujar Furqanuddin Masulili.

Rapat paripurna juga menghadirkan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana anggota DPRD memberikan masukan terkait prioritas pembangunan, strategi pengelolaan sumber daya alam, penguatan sektor UMKM, serta peningkatan kualitas layanan publik. Beberapa anggota dewan menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap pembangunan infrastruktur daerah terpencil, peningkatan kualitas pendidikan, serta dukungan terhadap program kesehatan masyarakat, termasuk layanan kesehatan dasar dan sanitasi lingkungan.

Selain itu, pembahasan RPJMD juga mencakup aspek penguatan tata kelola pemerintahan, transparansi anggaran, dan pemberdayaan masyarakat melalui partisipasi publik. Dokumen RPJMD yang telah dibahas dalam rapat ini nantinya akan menjadi pedoman resmi bagi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahunan, sehingga semua program pembangunan daerah terintegrasi dan tepat sasaran.

Rapat paripurna malam itu berlangsung tertib dan kondusif, menandai komitmen DPRD Banggai bersama pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Banggai yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing tinggi dalam lima tahun ke depan.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.